Pelatihan EWS ( Early Warning System ) Jum'at 24 Juli 2026 dengan narasumber dr.Heru Fajar Syaputra,Sp.An.TI
Pelatihan EWS ( Early Warning System ) Jum'at 24 Juli 2026 dengan narasumber dr.Heru Fajar Syaputra,Sp.An.TI
RSUD Sungai Rumbai mengadakan Pelatihan EWS ( Early Warning System ) yang dilaksanakan pada Jum'at 24 Juli 2026 dengan narasumber dr.Heru Fajar Syaputra,Sp.An.TI
Pelatihan Early Warning System (EWS) di Rumah Sakit adalah pelatihan yang bertujuan meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam mengenali secara dini perburukan kondisi pasien, melakukan penilaian klinis, serta memberikan respons yang cepat dan tepat untuk mencegah kejadian yang tidak diharapkan, seperti henti jantung, kegagalan organ, atau kematian.
Tujuan pelatihan Pelatihan EWS bertujuan agar peserta mampu:
- Memahami konsep dan prinsip Early Warning System
- Melakukan pengkajian kondisi pasien menggunakan skor EWS sesuai kebijakan rumah sakit
- Mengidentifikasi tanda-tanda perburukan klinis secara dini.
- Menentukan tingkat risiko berdasarkan hasil penilaian EWS.
- Melakukan tindakan awal sesuai tingkat risiko pasien.
- Mengaktifkan sistem eskalasi atau tim respons cepat (Rapid Response Team/RRT atau Medical Emergency Team/MET) sesuai prosedur rumah sakit.
- Mendokumentasikan hasil pemantauan dan tindakan secara tepat.

Sasaran pelatihan Peserta pelatihan umumnya meliputi: Dokter umum. Dokter spesialis. Perawat di seluruh unit pelayanan. Bidan. Tenaga kesehatan lain yang melakukan pemantauan kondisi pasien sesuai kebutuhan rumah sakit. Materi pelatihan
Materi yang biasanya diberikan meliputi: Konsep dasar Early Warning System. Keselamatan pasien dan pencegahan perburukan klinis. Parameter fisiologis dalam penilaian EWS, seperti: Frekuensi napas. Saturasi oksigen. Suhu tubuh. Tekanan darah. Frekuensi nadi. Tingkat kesadaran.
Cara menghitung skor EWS. Interpretasi skor dan kategori risiko. Algoritma respons klinis berdasarkan skor EWS. Dokumentasi dan pelaporan. Simulasi kasus dan praktik penerapan EWS.
Metode pelatihan Pelatihan terdiri atas: Ceramah interaktif. Diskusi kasus. Demonstrasi. Simulasi skenario klinis. Praktik pengisian formulir EWS. Evaluasi melalui pre-test, post-test, dan uji keterampilan.
Hasil yang diharapkan Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
- Mengidentifikasi pasien yang mengalami perburukan klinis secara dini.
- Menghitung dan menginterpretasikan skor EWS dengan benar.
- Melakukan intervensi awal sesuai kewenangan.
- Mengaktifkan sistem eskalasi secara tepat waktu.
- Berkolaborasi dalam penanganan pasien kritis.
- Meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien di rumah sakit.
- Pelatihan EWS merupakan bagian penting dari upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit karena membantu mendeteksi perburukan kondisi pasien lebih awal, sehingga intervensi dapat diberikan sebelum terjadi kejadian yang lebih serius.